Thursday, 19 May 2011

Jatuh cinta itu......

Jatuh cinta itu biasa saja menurut saya karena cinta adalah energy dasar. Dan segala seseatu di muka bumi ini adalah refleksi, cerminan atau bentuk lain dari cinta. Rasa yang lain, yang timbul, menurut saya adalah rasa cinta yang telah mengalami proses lain. Seperti cemburu. Contohnya ada pada epic kitab suci, tentang pembunuhan manusia pertama di Bumi.

Mengapa saya membahas cinta? Yang notabene terdengar sangat picisan dan kacangan? Karena saya bingung. Mengingat secara etimologi itu sendiri filsafat berarti cinta, cinta pada kebijaksanaan, maka saya akhirnya memutuskan untuk membahas cinta, jatuh cinta, klasik, tapi akan terus menjadi topic yangtidak akan pernah habis untuk dibahas,

Dan meskipun cinta adalah energi, menurut saya jatuh cinta itu tidak buta. Malah cinta menurut saya memiliki banyak mata. Banyak mata, banyak aspek, banyak persepsi, dan banyak sudut pandang.

Dan menurut saya, cinta itu seperti aliran filsafat Pragmatisme, mengapa? Karena merupakan aliran paham dalam filsafat yang tidak bersikap mutlak (absolut) tidak doktriner tetapi relatif tergantung kepada kemampuan manusia. Begitu pula cinta, dipandang relatif, tergantung dari mana kita melihatnya. Bagaimana cara kita memandangnya, menyikapinya.

Cinta itu sederhana, tapi kompleks dalam kesederhanaannya. Cinta itu kuat, tapi juga melemahkan dalam kekuatannya. Cinta selalu mempunyai dua sisi, seperti mata pisau belati.

Ketika eksistensi dan esensi manusia tidak pernah berjalan beriringan, menurut saya, cinta juga begitu. Abu abu dengan sendirinnya, dan indah pada waktunya.


Isti Fatimah nur’asya bani

1002060

Filsafat Umum

Psikologi-B

Fakultas Ilmu Pendidikan




ini tugas akhir mata kuliah filsafat umum saya. sialan. saya dapet C. padahal, dari semua UAS paling niat ngerjain yang ini. dan paling mikir. taunya nilai C.

mengerjakan ini sekitar jam 3 dini hari.

dengan lagu latar efek rumah kaca - jatuh cinta itu biasa saja.




dan sialan (lagi) (dua kali.)

sekarang saya jatuh cinta (kayanya), dan rasanya........

shitty hahahahaha

Friday, 13 May 2011

ada musik di dalam.....

Saya suka musik. Well, who doesn’t? kadang saya rasa percakapan lebih banyak terjadi diantara not not itu, diantara nada nada itu. Dan kadang, terasa lebih jujur, lebih nyata. I believe in songs to say things. Mungkin saya berlebihan.

Tapi saya memang suka musik. Dan mungkin malah saya menghabiskan terlalu banyak waktu mendengarkan musik. Tapi kayanya ngga ada istilah terlalu banyak menghabiskan waktu buat yang satu ini. Kadang saya begitu haus. Sampai mengeksplore musik-musik baru. Musisi baru.

Dan telinga saya memang agak-agak nakal. Saya lebih cepat menghitung ketika musik menjadi latarnya, begitu pula dalam menulis dan menyelesaikan tugas-tugas. Itu dia kenapa saya walaupun di dalam kelas (sering kali) mendengarkan musik melalui headset dan membawa secangkir kopi. Itu membantu saya berkonsentrasi, dengan lebih baik…..

Saya memang ngga bisa main alat musik. Dan itu mungkin salah satu penyesalan terbesar saya, ngga belajar main alat musik dari kecil (jangan bertanya soal suara, suara saya seperti penonton dahsyat.. “lala yeyeye, lalalala yeyeye” hahahahaha)
Dan kepayahan saya soal main alat musik lah yang membuat saya merasa harus mengapresiasi orang-orang yang mahir main musik.

Saya kagum, sama mereka-mereka yang bermain musik, dengan hati, karena ini passion mereka, nggak peduli sama pasar yang begitu mainstream dan suka sama musik macam apa.
Saya kagum sama mereka yang mendengarkan isi hati, dan kepala, lalu menuliskan dan memainkannya dalam bentuk nada-nada.

Mendengar musik membuat saya berempati, senang, bahkan gusar. Mendengar lagu instrumental galau bahkan membuat saya nyengir. Dengan alasan yang konyol, “ya tuhan, terimakasih ada orang yang lebih galau dari saya, sampai bisa buat lagu segalau ini…..
Kakak saya bilang kadang musik yang saya denger ngga masuk akal. Dia bilang, musiknya mendengung, dan terlalu galau. Kadang juga begitu ribut, tabrakan, konyol, filosofis, elektronik, tapi juga kadang begitu manis dan lembut.

Dan sebenarnya saya banyak mencoba, berusaha mencari rasa di balik lagu-lagu itu. Apa yang gitar itu bilang, alih alih apa yang si vokalis katakan. Merasakan perasaan dibaliknya. Meraba jiwanya, alih-alih mengenali raganya. Meraba terksturnya. Aduh berlebihan. Astaga. Maaf.
Mungkin kalau dianalogikan pake kopi, mengenali aromanya, daripada rasanya.

Saya percaya, apa yang mereka tulis, dalam lagu, mencerminkan perasaan mereka, mood mereka, pikiran apalagi.
Saya rasa, lagu bagus itu adalah lagu yang berhasil menyampaikan rasanya ke pendengar. Yang membuat pendengar terlarut dan tersesat.

Disekitar saya banyak musisi. Musisi hebat, dengan bakat yang tidak terduga. Saya harap mereka terus berkarya. Dan karya-karya mereka bisa menemani saya. Di kondisi-kondisi tertentu yang orang lain ngga bisa.
Beberapa kali ibu saya mengeluh, “Ah, bani denger lagu aja, ibu dicuekin….”. tapi lebih sering berkomentar, “Deket kamu asik de, lagunya menenangkan sekali…”
That’s exactly what I mean. Music is waaaaaaay cheaper than therapist. Just like coffee. Haha.

Musik itu bahasa. Bahasa verbal, tapi juga non verbal sekaligus..” ujar dosen ilmu pernyataan saya.

*selamat mendengarkan playlist anda hari ini*
atau bahkan,
*selamat bermain komposisi musik*

*cheers :)

Sunday, 8 May 2011

on a game

Beberapa hari yang lalu, saya pergi bermain dengan teman saya. Permainan yang baru pertama kali saya lakukan. Dan saya lakukan ketika saya sedang berada di skala minus untuk mood saya. (hell, I am no a bipolar, ya kno) dan permainannya membuat saya menemukan ohashi trio, yang mengingatkan saya pada orang yang hanya selewat saya kenal, tapi cukup menakutkan -_-
Yeah, you know, I’m afraid of stranger -_- apa lagi yang jelalatan. and look me in the eyes. Its kinda really creep me out. (percaya deh itu, bold, underline, italicnya perlu). stranger membuat saya gusar.
……. Yea, I did it again, meracau. Tadi kan saya lagi cerita tentang main ya, bukan keparnoan akan strangers.
Jadi saya ajak dia main, padahal nampaknya dia sedang sibuk. Mainannya gampang sih. Gampang-gampang susah buat saya.
Jadi, kita harus buat mixtape, 12 lagu. Sounds easy right? Tapi ada peraturannya.

and here, they are.....
1. Artist dan Lagunya, ngga boleh yang udah kita pernah denger sebelumnya.
2. Satu artist hanya boleh menyumbangkan satu lagu (ini dia yang minta, gara-gara takut saya masukin 12 lagu slank =)) )
3. Do it in three days.

Dan in our case. Ini agak susah loh menemukan artist yang belum pernah kita denger. Hhhh apalagi pas saya buat. (Sedikit curhat, saya itu sampai intip page last.fm dan banyak memaki seperti: “oh, shit, udah denger juga dong dia lagu ini -___--“)
Agak susah karena musical compability kita super di last fm. Walaupun bisa aja keSUPERan itu Cuma gossip. Saya juga ngga ngerti itu gimana caranya situs itu meng’compare’ musical compability orang.
Dan jeng jeng jeng, mixtape yang saya susun buat Bakti, (oh yes, his name was bakti. Have I told ya? No? well, now you know)
Ini hasil intip-intip last.fm dia, dan recognize dia belum denger ini. Sebenernya ini lagu-lagu agak konyol.
Yah, semenjak saya yang milih sih, jadi sedikit banyak ‘saya’ ada di lagu-lagu itu. Here’s the list….

01. stolen babies - filistata
02. consciousness removal - soil sacrifice
03. cormac bretnach - music box
04. schizophones - senja
05. Ary Juliyant - dralala di rimba
06. Audioc├Žneat! - the truth unfolded I
07. yoko ono - why not
08. sarah brightman - la luna
09. the sims soundtrack - building mode 04
10. the david grisman - blue midnight
11. djivan gasparyan - i will not be sad in this world
12. ohashi trio! – gravity

Ini campur sari banget. Genrenya, seperti biasa, beragam. Dan ini favorit saya dari genre-genre itu. Yeah, ada post-rock, sludge (or may I say, post-metal?), no wave, dark cabaret, jazz, folks (as always), dawg, instrumental, and so.

Dan ini list yang dibuat sama Bakti:
01 If You Want To, You Have To (Dosh)
02 Gum (Cornelius)
03 Basket Ball Get Your Groove Back (Deerhoof)
04 Bless (Kira Kira)
05 The Great Pumpkin Tapes(The Flashbulb)
06 Senjou no Merry Christmas (Kaori Muraji)
07 Fragile N.4 (Dustin O'Halloran)
08 Three (Gregor Samsa)
09 Ghost (Blue Foundation)
10 Guilty (Yann Tiersen)
11 Who Are Parents (The Shaggs)
12 Matane (Afrirampo)

Yah, itu juga mengejutkan. Ada beberapa lagu yang bikin saya kaget sih sebenernya. Seperti The Shaggs. Band psychedelic. Tapi isinya cewek semua. Kinda cute, but rebel, but still cute. Dan itu, The Flashbulb? My Favorite! Oh iya, ngga lupa, Deerhoof, liriknya lah: “bunny jump, bunny jump, bunny bunny, bunny jump” berasa dipanggil hahaha konyol abis.
oh iya, dia kasih saya noise, dan saya kasih dia no wave. jeritan dan rintihan yoko ono, tau kan? hahahaha. brainwashing sekali cewe aquarius satu itu.
Ada yang aneh. Bakti kasih saya Fragile no.4 dan saya kasih dia Building Mode No.4 dan kita sama sama udah denger lagu itu. Kan, apa saya bilang, susah cari lagu yang belum sama-sama kita denger -_-
Mungkin karena saya terlalu kepo dan Tanya: “Bakti, lagi denger apa?” atau “Udah denger ini belum?”
Jadinya library kita mirip-mirip.
Main ini asik loh, jadi bisa berspekulasi gitu selera teman main kita seperti apa. Soalnya seperti yang saya bilang di post sebelumnya kan, orang itu cenderung ngasih hal yang dia suka ke orang lain.

Dan, ini cuplikan percakapannya sedikit aja.

isti: jadi menurut kamu selera saya?
isti: hahahaba
bakti: kamu galau
bakti : :-bd
isti: oke, makasih
isti: -_-
bakti : :))
isti: kayanya itu masih jauh lebih mending daripada: kamu terdengar konyol

yah, dia ngatain saya galau. Look, who’s speaking. Hahaha. Mungkin itu gara-gara djivan gasparyan. Sialan itu lagu. Judulnya, “I will not be sad in this world”, tapi dia bohong. Dia sedih. Dan lagunya sedih banget. Cukup tahu pokoknya.
Oke cukup. Mainannya udahan kan. Mari berdoa. Ganbate!

Sunday, 1 May 2011

classic stargirl mixtape




ini mixtape pertama yang saya buat.
dan, saya buat ini untuk hadiah ulang tahun dari salah satu sahabat saya.
ni ketut devy apriani.

dan ternyata, buat mixtape itu sama sekali ngga gampang.
diterjang kegalauan. (lebay)
kenapa? ini alesannya:
1. saya jadi cenderung masukin lagu yang saya suka.
2. akhirnya memutuskan untuk masukin lagu yang sahabat saya suka kan, lalu....
3. berpikir: "buat apa masukin lagu yang dia udah punya?! such a waste time..."
4. akhirnya berspekulasi. lagu apa yang kira kira dia bakal suka.

dan... (insert drum sound here...)akhirnya, saya pilih lagu lagu ini:
1. suede - beautiful ones
2. diablo swing orchestra - heroines
3. geri helliwell - look at me
4. daft punk - something about us
5. sore - somos libres
6. franz ferdinand - take me out
7. portland cello project - toxic (feat John Brophy)
8. westlife - up town girl
9. katjie & piering - zsa zsa zsu (rnrm cover)
10. hightime rebellion - crest of mind
11. kotringo - me & my bird prince

ngga jelas juga temanya apa. tapi hampir semua genre ada disini. dari world music sampe avant garde metal.

yeah, avant garde metal, agak agak cabaret gitu. ini juga favorit saya.
(loh kok jadi favorit saya???? memangnya ini hadiah buat saya apa? astaga. this mind set -_-t )
ada folks, dan itu, yang sangat gombal, daft punk - something about us.

imagine to listen theese songs in rainy day.
with cup of tea, or maybe longblackcoffee :P
with some random mood.
tau kan rasa itu? seneng, tapi galau.
galau tapi seneng dan merasa mengambil keputusan yang benar. (loh kok curhat?!!!!)


ada kesamaan di setiap lagu yang saya pilih untuk sahabat saya ini.
apa ti???
ceria, tapi berlirik galau hahahahahaha.
itu tuh cevy banget.
loncat sana sini, ngakak, dan mengeluarkan bahasa aneh, tapi.... cewe fragile 2011.
wakakakaka devyyyy love you!
cepet sih jadian woy.

astaga.......
maaf ya devy hahahahaha.
happy birthday.
terimakasih, pertemanan yang sangat menyenangkan semenjak di junior high!
love youuuuuuu! :*



p.s : please ignore those silly picture, the girl, and the star. hehehe